Potensi berasal dari kata dalam bahasa Inggris “ to potent “ yang berarti kuat atau keras. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia potensi adalah kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan. Pengertian potensi diri adalah kemampuan-kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki seseorang yang belum digunakan secara maksimal. Potensi diri pada dasarnya adalah kemampuan terpendam seseorang yang jika dikenali, dikembangkan, dan diaktualiasikan akan menjadi kemampuan nyata dalam kehidupan.

Kekhasan potensi diri yang dimiliki oleh seseorang berpengaruh besar pada pembentukan pemahaman diri dan konsep diri. Ini juga terkait erat dengan prestasi yang hendak diraih didalam hidupnya kelak. Kekurangan dan kelebihan yang dimiliki dalam konstek potensi diri adalah jika terolah dengan baik akan memperkembangkan baik secara fisik maaupun mental.

Pengertian-pengertian tersebut memberi pemahaman kepada kita bahwa potensi merupakan suatu daya yang dimiliki manusia, tetapi daya itu belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, potensi perlu didayagunakan. Ibarat dalam memproduksi barang, potensi berperan seperti bahan mentah yang masih memerlukan pengolahan lebih lanjut untuk menghasilkan barang yang siap pakai. Agar membuahkan prestasi, potensi haruis diasah bdan dilatih secara terarah dan berkesinambungan.

Setiap individu memiliki potensi diri,dan tentu berbeda setiap apa yang dimiliki antara satu orang dengan oarang lain. Potensi diri dibedaan menjadi dua bentuk yaitu potensi fisik dan potensi mental atau psikis

Potensi fisik yang dimaksud dalam kesempatan kali ini adalah menyangkut dengan keadaan dan kesehatan tubuh ,wajah, dan ketahanan tubuh, sedangkan potensi psikis berhubungan dengan IQ (Intelegensi Quotient), EQ (Emotional Quotient), AQ (Addversity quotient) dan SQ (Spiritual Quotient).

Potensi diri adalah kemampuan dan kekuatan yang dimiliki oleh seseorang baik fisik maupun mental yang dimiliki seseorang dan mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan bila dilatih dan ditunjang dengan sarana yang baik, sedangkan diri adalah seperangkat proses atau ciri-ciri proses fisik,prilaku dan psikologis yang dimiliki.

Kekhasan potensi diri yang dimiliki oleh seseorang berpengaruh besar pada pembentukan pemahaman diri dan konsep diri. Ini juga terkait erat dengan prestasi yang hendak diraih didalam hidupnya kelak. Kekurangan dan kelebihan yang dimiliki dalam konstek potensi diri adalah jika terolah dengan baik akan memperkembangkan baik secara fisik maaupun mental. Aspek diri yang dimiliki seseorang yang patut untuk diperkembangkan antara lain:

  1. Diri fisik : meliputi tubuh dan anggotanya beserta prosesnya.
  2. Proses diri : merupakan alur atau arus pikiran, emosi dan tingkah laku yang konstan.
  3. Diri sosial : adalah bentuk fikiran dan perilaku yang diadopsi saat merespon orang lain dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang utuh.
  4. Konsep diri : adalah gambaran mental atau keseluruhan pandangan seseorang tentang dirinya.

::: Potensi diri fisik

Potensi diri fisik adalah kemampuan yang dimiliki seseorang yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan apabila dilatih dengan baik. Kemampuan yang terlatih ini akan menjadi suatu kecakapan, keahlian, dan ketrampilan dalam bidang tertentu. Potensi diri fisik akan semakin berkembang bila secata intens dilatih dan dipelihara.

::: Potensi diri psikis

Potensi diri psikis adalah bentuk kekuatan diri secara kejiwaan yang dimiliki seseorang dan memungkinkan untuk ditingkatkan dan dikembangkan apabila dipelajari daan dilatih dengan baik. Bentuk potensi diri psikis yang dimiliki setiap orang adalah:

Intelegent Quotient ( IQ )

Kecerdasan intelektual adalah bentuk kemampuan individu untuk berfikir,mengolah dan berrusaha untuk menguasai untuk lingkungannya secara maksimal secara terarah. Menurut Laurel Schmidt dalam bukunya Jalan pintas menjadi 7 kali lebih cerdas ( Dalam Habsari 2004 : 3) membagi kecerdasan dalam tujuh macam, antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Kecerdasan Visual / spasial (kecerdasan gambar) : profesi yang cocok untuk tipe kecerdasan ini antra lain arsitak, seniman, designer mobil, insinyaur,designer graffis, komputer, kartunis, perancang interior dan ahli fotografi.
  2. Kecerdasan verbal / linguistik (kecerdasan Berbicara): Profesi yang cocok baagi mereka yang memiliki kecerdasan ini antara lain: pengarang atau menulis, guru, penyiar radio, pemandu acara, presenter, pengacara, penterjemah, pelawak.
  3. Kecerdasan musik: Profesi yang cocok bagi yang memiliki ini adalah peenggubah lagu, pemusik, penyaanyi, disc jokey, guru seni suara, kritikus musik, ahli terapi musik, audio mixier( pemandu suara dan bunyi).
  4. Kecerdasan logis / matematis ( Kecerdasan angka): Profesi yang cocok bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah ahli metematika ,ahli astronomi, ahli pikir, ahli forensik, ahli tata kota , penaksir kerugian asuransi, pialang saham, analis sistem komputer, ahli gempa.
  5. Kecerdasan interpersonal (cerdas diri): Profesi yang cocok bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah ulama, pendeta, guru, pedagang, resepsionis,pekerja sosial, pekerja panti asuhan, perantara dagang, pengacara, manajer konvensi, ahli melobi, manajer sumber daya manusia.
  6. Kecerdasan intrapersonal (cerdas bergaul): profesi yang cocok bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah peneliti, ahli kearsipan, ahli agama, ahli budaya, ahli purbakala, ahli etika kedokteran.

Emosi Quottient ( EQ ) atau kecerdasan emosi

Kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk mengenali, mengendalikan, dan menata perasaan sendiri dan orang lain secara mendalam sehingga kehadirannya menyenangkan dan didambakan oleh orang lain. Daniel Goleman didalam buku kecerdasan emosi memberi tujuh kerangka kerja kecakapan ini, yaitu:

  1. Kecakapan pribadi : yaitu kecakapan dalam mengelola diri sendiri.
  2. Kesadaran diri : yaitu bentuk kecakapan utuk mengetahui kondisi diri sendiri dan rasa percaya diri yang tinggi.
  3. Pengaturan diri : yaitu bentuk kecakapan dalam mengendalikaan diri dan mengembangkan sifat dspst dipercaya , kewaspadaan , adaptabilitas, dan inovasi.
  4. Motivasi : yaitu bentuk kecakapan untuk meraih prestasi , berkomitmen, berinisiatif, dan optimis.
  5. Kecakapan sosial : yaitu bentuk kecakapan dalam menentukan seseorang harus menangani suatu hubungan.
  6. Empati : yaitu bentuk kecakapan untuk memahami orang lain, berorientasi pelayanan dengan mengbangakan orang lain. Mengatasi keragaman orang lain dan kesadaran politis.
  7. Ketrampilan sosial : Yaitu bentuk kecakapan dalam menggugah tenggapan yang dikehendaki pada orang lain. kecakapan ini meliputi pengaruh, komunikasi, kepemimpinan, katalisator perubahan, manajemen konflik, pengikat jaringan, kolaboradi dan kooperasi serta kemampuan tim.

Adversity quotient ( AQ) Atau kecerdasan dalam menghdapi kesulitan

Adalah bentuk kecerdasan seseorang untuk dapat bertahan dala menghadapi kesulitan – kesulitan dan mampu mengatasi tantangan hidup. Paul G Stoltz dalam Adversity Quotient membedakan tiga tingkatan AQ dalam masyarakat :

  1. Tingkat quitrers (orang yang berhenti). Quiters adalah orang yang paling lemah AQ nya. Ketika ia menghadapi berbagai kesulitan hidup, ia berhenti dan langsung menyerah.
  2. Tingkat Campers (Orang yang berkemah). Campers adalah orang yang memiliki AQ sedang.Ia puas dan cukup atas apa yang telah dicapai dan enggan untuk maju lagi.
  3. Tingkat Climbers (Orang yang mendaki ). Climbers adalah orang yang memilikiAQ tinggi dengan kemampuan dan kecerdasan yang tinggi untuk dapat bertahan menghadpi kesulitan-kesulitan dan mapu mengatasi tantangan hidup.

Spiritual Quotient ( SQ ) atau kecerdasan spiritual

Adalah sumber yang mengilhami dan melambungkan semangat seseorang dengan mengikatkan diri pada nilai-nilai kebenaran tanpa batas waktu( Agus Nggermanto,Quantum Quotient,2001). Menurut Damitri Mhayana dalam Habsari ,2004. Ciri-ciri seseorang yang memiliki SQ tinggi adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki prinsip dan visi yang kuat.
  2. Mampu melihat kesatuan dalam keaneka ragaman.
  3. Mampu memaknai setiap sisi kehidupan.
  4. Mampu mengelola dan bertahan dalam kesulitan dan penderitaan.

Keberhasilan seseorang itu harus diawali dari beberapa hal, diantaranya adalah:

1. Keyakinan Seseorang

Keyakinan adalah kepercayaan seseorang terhadap sesuatu yang menurut persepsinya benar. Keyakinan ini merupakan cerminan seseorang terhadap sesuatu. Semakin tinggi keyakinannya maka semakin mantap seseorang dalam melangkah, begitu sebaliknya semakin tidak yakin seseorang maka semakin tidak mantap seseorang dalam melangkahnya.

Orang yang kurang percaya diri merasakan tidak nyaman ketika harus berbicara dimuka umum atau ketika berhadapan dengan atasan atau orang yang disegani. Biasanya orang tersebut akan merasakan atau akan mengalami kegugupan untuk mengatakan sesuatu yang ingin dikatakan apabila tidak membaca teks, perut terasa mual, grogi, badan gemetar dan jantung berdetak cepat serta ada juga yang berkeringat dingin secara berlebihan. Rasa percaya diri akan mendorong keberhasilan yang lebih besar.

2. Strategi seseorang

Suatu rencana itu dipengaruhi oleh hal hal yang mendukung dan hal hal yang bisa menghambat, baik yang berasal dari dalam diri sendiri atau dari luar. Semua orang pasti berhadapan dengan dua hal tersebut diatas, namun bagaimana strategi atau kiat kiat yang mereka gunakan akan mempengaruhi keberhasilan seseorang tersebut. Semakin baik strateginya maka semakin besar kemungkinan keberhasilan seseorang.

3. Take Action

Tindakan adalah upaya upaya yang perlu dilakukan untuk mencapai keinginan yang telah ditetapkan sebelummnya. Kapan rencana itu dilaksanakan “ Here and Now” disini dan sekarang. Hendaknya rencana tersebut dapat diupayakan semampu kamu lakukan mulai sekarang dan sejak dini (seawal mungkin).

Selagi masih ada kesempatan, peluang, dan waktu maka gunakanlah semuanya ini dengan sebaik baiknya untuk menuju masa depan. Jangan sampai terlena dan terjerumus dengan hal hal yang jelas jelas akan mengganggu dan merugikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s