Perdagangan saham dimulai di negara-negara eropa, kebanyakan masyarakat disana menginvestasikan uang mereka dengan cara tanam saham. Sebelum adanya internet , perdagangan saham dilakukan di lantai bursa. Dengan kemajuan teknologi, perdagangan  saham dilakukan secara online. Hal ini mempermudah investor dalam mengakses dan mengikuti perdagangan saham. Sebagian besar masyarakat menyadari bahwa perdagangan saham harus dilakukan dengan hati-hati dan dengan akal sehat. Hal ini untuk menghindari kerugian.

Kebun Emas 160 x 600Di negara-negara berkembang cara menginvestasikan uang dengan tanam saham sudah mulai populer. Semakin banyak orang yang tertarik dengan dunia saham. Mereka sudah banyak yang menanam saham pada perusahaan publik baik besar maupun kecil. Mereka berharap posisi keuangan mereka bisa meningkat. Sebenarnya  deposito merupakan salah satu cara yang aman menginvestasikan uang, tetapi dalam jangka waktu yang panjang, pengembaliannya terlalu rendah . Apalagi dengan biaya hidup yang besar dan tingkat inflasi yang tinggi. Saham masih lebih menjanjikan. Tetapi diperlukan kejelian yangn tinggi bila terjun dalam perdagangan saham,sebat sifat perdagangan saham yang tidak stabil.

Sebelum  investasi dengan tanam saham seharusnya mencari informasi dan menganalisa data-data yang terdapat di pasar saham. Hal ini untuk mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan yang ingin di raih. Sebaliknya apabila investor mengikuti rumor dan tanpa data yang jelas saat memutuskan perdagangan saham  maka uang  akan hilang dengan sia-sia. Investor yang sudah berpengalaman bisa memanfaatkan fluktuasi harga saham yang terjadi , mereka biasanya bisa memprediksi pasar berdasarkan data-data yang mereka miliki. Hal ini bisa mereka dapatkan dengan jurnal yang mereka buat. Jadi gerakan harga saham bisa diketahui. Tetapi ini perlu proses yang lama dalam perdagangan saham. Sebagai investor pemula  seharusnya menimba ilmu, dengan cara membaca buku, mengikuti seminar saham, diskusi dengan investor yang sudah berpengalaman, dan belajar permainan saham gratis di situs. Hal ini untuk meningkatkan kemampuan perdagangan saham. Dewasa ini banyak bermunculan broker online, mereka menyediakan layanan belajar main saham gratis. Apakah Anda berminat menginvestasikan uang dalam bidang saham?

Pengertian Saham dan Jenis-jenis Saham

Surat-surat berharga yang diperdagangkan di pasar modal sering disebut efek atau sekuritas, salah satunya yaitu saham.Saham dapat didefinisikan tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut (Darmadji dan Fakhruddin, 2001: 5).

Ada beberapa sudut pandang untuk membedakan saham (Darmadji dan Fakhruddin, 2001: 6) :

1. Ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih atau klaim

a. Saham Biasa (common stock)

  • Mewakili klaim kepemilikan pada penghasilan dan aktiva yang dimiliki perusahaan
  • Pemegang saham biasa memiliki kewajiban yang terbatas. Artinya, jika perusahaan bangkrut, kerugian maksimum yang ditanggung oleh pemegang saham adalah sebesar investasi pada saham tersebut.

b. Saham Preferen (Preferred Stock)

  • Saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi), tetapi juga bisa tidak mendatangkan hasil, seperti yang dikehendaki investor.
  • Serupa saham biasa karena mewakili kepemilikan ekuitas dan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran saham tersebut; dan membayar deviden.
  • Persamaannya dengan obligasi adalah adanya klaim atas laba dan aktiva sebelumnya, devidennya tetap selama masa berlaku dari saham, dan memiliki hak tebus dan dapat dipertukarkan (convertible) dengan saham biasa.

2. Ditinjau dari cara peralihannya

a. Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)

  • Pada saham tersebut tidak tertulis nama pemiliknya, agar mudah dipindahtangankan dari satu investor ke investor lainnya.
  • Secara hukum, siapa yang memegang saham tersebut, maka dialah diakui sebagai pemiliknya dan berhak untuk ikut hadir dalam RUPS.

b. Saham Atas Nama (Registered Stocks)

  • Merupakan saham yang ditulis dengan jelas siapa nama pemiliknya, di mana cara peralihannya harus melalui prosedur tertentu.

3. Ditinjau dari kinerja perdagangan

a. Blue – Chip Stocks

  • Saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.

b.  Income Stocks

  • Saham dari suatu emiten yang memiliki kemampuan membayar dividen lebih tinggi dari rata – rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.
  • Emiten seperti ini biasanya mampu menciptakan pendapatan yang lebih tinggi dan secara teratur membagikan dividen tunai.
  • Emiten ini tidak suka menekan laba dan tidak mementingkan potensi.

c. Growth Stocks

1. (Well – Known)

  • Saham – saham dari emiten yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi, sebagai leader di industri sejenis yang mempunyai reputasi tinggi.

2. (Lesser – Known)

  • Saham dari emiten yang tidak sebagai leader dalam industri, namun memiliki ciri growth stock.
  • Umumnya saham ini berasal dari daerah dan kurang populer di kalangan emiten.

d. Speculative Stock

  • Saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, akan tetapi mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi di masa mendatang, meskipun belum pasti.

e. Counter Cyclical Stockss

  • Saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum.
  • Pada saat resesi ekonomi, harga saham ini tetap tinggi, di mana emitennya mampu memberikan dividen yang tinggi sebagai akibat dari kemampuan emiten dalam memperoleh penghasilan yang tinggi pada masa resesi.

Dan yang terbaru jenis saham yang diperdagangkan di BEI , yaitu ETF (Exchange Trade Fund) adalah gabungan reksadana terbuka dengan saham dan pembelian di bursa seperti halnya saham di pasar modal bukan di Manajer Investasi (MI)

ETF dibagi 2, yaitu:

  • ETF index : menginvestasikan dana kelolanya dalam sekumpulan portofolio efek yang terdapat pada satu indeks tertentu dengan proporsi yang sama.
  • Close and ETFs : Fund yang diperdagangkan dibursa efek yang berbentuk perusahaan investasi tertutup dan dikelola secara aktif.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s