Dari kecil saya sering menemani bapak ke sawah dan ladang. Saya ikut bapak menanam padi di sawah dan menanam jagung di ladang. Rumah kami di tengah hutan Lampung sendirian, atapnya dari ilalang, dindingnya dari bambu yang kami anyam. Pengalaman itu sangat membekas kuat dalam kehidupan saya.

Diantara pengalaman yang berkesan adalah saat kami menanam jagung. Bapak yang melubangi tanah kemudian saya yang meletakkan bibit jagung ke dalam tanah sambil menutupnya dengan tanah. Saat seperti itulah bapak saya sering bertutur, “Jamil jagung itu harus kau tutup dengan tanah agar tidak dimakan burung atau ayam. Benih jagung itu tertutup tanah, dia harus menanggung beban tanah yang menimbunnya. Tetapi karena kau tutup itulah jagung akan tumbuh kemudian berbuah. Hasilnya bisa kita jual dan kita makan.”

Sambil terus menanam jagung bapak saya melanjutkan ceritanya. Hidup kita saat ini seperti bibit jagung yang kau tutup tanah, tinggal di tengah hutan dan susah. Tapi ketahuilah anakku, suatu saat nanti kau akan tumbuh menghasilkan buah yang enak dimakan. Jadilah kamu bibit yang baik, bertahan dan bersabarlah atas segala kesulitan yang datang. Saat kau besar nanti pasti akan  menghasilkan buah yang sangat baik anakku.

Bila jagung sudah tumbuh nanti harus kau siram dan pupuk. Begitu pula hidupmu anakku. Saat nanti kau sudah besar dan berhasil, kau harus tetap disiram dan dipupuk. Siramilah kehidupanmu dengan surat-surat dari Tuhanmu. Bacalah kitab-Nya agar kehidupanmu selalu segar. Rendahkanlah dirimu agar air itu datang menghampirimu karena tabiat air mendatangi tempat yang lebih rendah.

Pupuklah kehidupanmu dengan cara bersahabat dan bergaul bersama orang-orang yang soleh dan baik. Perlakukan mereka seperti kau memperlakukan saudaramu sendiri. Kadang-kadang pupuk kandang itu aromanya tak sedap tetapi itu menyuburkan tanah tempatmu tumbuh. Nanti kau akan bertemu dengan teman yang mengkritik dan menyakitimu, anggaplah itu pupuk kandang buatmu.

Jagung bagi saya bukan hanya makanan. Ada makna mendalam yang melekat di dalamnya. Kita harus menjadi benih unggul yang tidak boleh lupa disiram dan dipupuk agar menghasilkan buah yang berkualitas.

Terima kasih bapakku, akulah benih yang dulu bapak tanam. Semoga aku berbuah sesuai dengan harapan bapak.

Untuk menikmati kehidupan terbaik, Anda harus mampu meraih sukses dan mulia sekaligus. Milikilah harta, tahta, kata dan cinta yang tinggi, kemudian jadikan 4-TA yang tinggi tersebut sebagai sumber manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain. Ketika sukses dan mulia berhasil Anda miliki pada saat yang sama, maka saat itulah semua yang terbaik akan hadir dalam hidup Anda. Saat itulah kebahagiaan yang sejati dapat Anda rasakan sepenuhnya…

sumber : www.jamilazzaini.com

 LAYANAN INFORMASI KESEHATAN DAN BISNIS ONLINE 

INFORMASI KESEHATAN KLIK LINK DI BAWAH INI :

  1. Panduan Cara Cepat Untuk Hamil
  2. Panduan Tes Psikologi No.1 Di Indonesia

INFORMASI BISNIS ONLINE KLIK LINK DI BAWAH INI :

  1. Jurus Cerdas Berinvestasi Berkebun Emas
  2. Cara Cerdas Beli Properti Tanpa Modal Sendiri
  3. Cara Cepat Membuat Blog WordPress Untuk Pemula
  4. Cara Cepat Membuat Website
  5. Affiliate Site Blueprint Home Study Course
  6. Rahasia Mendapatkan Keuntungan Dari Forex Trader
  7. Rahasia Mengeruk Dollar Amazon dan Google Adsense
  8. Memulai Bisnis Online Dengan Modal Kecil

MEMBUKA PASSWORD Memulai Bisnis Online Dengan Modal Kecil 

Copy paste : triagung86

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s