Konsep 5W 1H. 5W merupakan singkatan dari Why, What, When, Who, Where. Sedangkan 1H adalah How. Konsep 5W 1H berguna untuk kehidupan kita sehari-hari. Sering-seringlah mengajukan pertanyaan pada diri sendiri menggunakan 5W 1H ini.

Why, mengapa hidup saya masih seperti ini? Mengapa saya belum punya karya padahal status saya karyawan. Bukankah pengertian hartawan itu orang yang banyak harta, dermawan adalah orang yang banyak berderma. Karyawan seharusnya orang yang punya banyak karya. Tetapi mengapa saya belum punya karya?

What, apa yang ingin Anda banggakan di hadapan Sang Pencipta, orang tua, pasangan hidup dan juga orang-orang di sekitar Anda? Bekal apa yang ingin Anda bawa saat kelak dipanggil oleh-Nya. Jejak apa yang ingin Anda tinggalkan di semesta?

When, kapan Anda ingin segera memperbaiki diri? Saran saya, detik ini juga, jangan tunda-tunda karena kematian tak mengenal usia. Kapan juga Anda ingin membahagikan orang-orang yang Anda cintai? Ayo jawab, berhentilah sejenak dan jawab pertanyaan ini.

Who, siapakah yang ingin Anda jadikan partner sukses Anda? Siapakah guru kehidupan Anda? Siapakah orang-orang yang akan Anda jadikan sahabat baik Anda. Ingat, kualitas sahabat Anda itu juga menentukan kualitas hidup Anda.

Where, dimana Anda ingin lebih banyak aktif? Dimana Anda ingin banyak belajar? Dimana bisnis Anda ingin Anda kembangkan? Dimana kelak tempat terbaik yang Anda impikan? Dimana kira-kira tempat kehidupan abadi Anda, surga atau neraka?

How, bagaimana Anda akan meraih kehidupan terbaik ? Bagaimana caranya Anda membahagiakan orang-orang yang Anda cintai. Bagaimana agar nama Anda dikenang oleh anak cucu Anda?

Silakan kembangkan sendiri pertanyaan-pertanyaan 5W 1H untuk kehidupan Anda yang jauh lebih baik. 

Untuk memetik hasil buah kita harus memanjat, masalahnya adalah bahwa setiap manusia sebagai utusan Allah memiliki tugas yang berbeda-beda yang berarti bahwa buah yang harus dipetiknya berbeda-beda. Apabila dengan susah payah memanjat pohon untuk memetik buahnya ternyata buah yang salah maka kita hanya akan membuang waktu, energi dan biaya. Dengan begitu kita harus tahu pohon yang mana yang harus dipanjat. Setelah berhasil memanjat pohon yang benar dan memetik buahnya, maka tugas berikutnya adalah memberikan buah tersebut kepada yang memerlukannya. Jadi disini ada tiga tahapan dan pengertian yang penting:

Pertama   : Memilih pohon yang benar yang berarti memilih karir yang benar

Kedua      : Memetik Buah yang berarti meraih hasil

Ketiga      : Membagikan buah yang berarti memberikan kontribusi kepada yang membutuhkannya

Untuk dapat memilih karir yang benar, gali dan temukan kegiatan yang anda suka, mudah melakukannya,hasilnya maksimal dan bermanfaat [dapat dilakukan dengan test minat/bakat seperti Talents Mapping].

Usaha mengenali Bakat dan Potensi ini sangatlah penting,karena mereka yang bekerja sesuai dengan Bakat dan Kekuatannya, sebagian besar performance character akan muncul dengan sendirinya. Manusia apabila beraktivitas sesuai dengan personalitynya berada dalam kondisi Flow dimana waktu seakan berhenti saking asiknya dalam kondisi Flow ini semangat kerjanya tinggi, tekun dan lebih kreatif.

Untuk dapat meraih hasil maka anda harus tekun,kerja keras, disiplin pribadi,rajin, aktif mencari jalan keluar,memiliki etika kerja, penuh tasa tanggung jawab dan ini semua dinamakan Performance Character [karakter kinerja] yang merupakan kwalitas kwalitas untuk mencapai hasil.
Untuk dapat memberikan kontribusi kepada orang lain dan lingkungan,maka ybs harus seorang yang baik hati, ramah, berjiwa sosial,memiliki keperdulian terhadap orang lain, jujur,bertanggung jawab, dermawan, berempati, senang mendahulukan orang lain yang dinamakan Moral Character [karakter moral] yang merupakan kwalitas-kwalitas untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan.

Memiliki Performance Charater tanpa Moral Character akan menghasilkan orang hebat yang bisa merugikan orang lain. Memiliki Moral Character tanpa Performance Character akan menghasilkan orang baik yang tidak produktif.

Hidup adalah sebuah pilihan, tanpa kita sadari bahwa  setiap saat kita dihadapkan pada sebuah pilihan. Memilih untuk sehat atau sakit,memilih kaya atau miskin,memilih rajin atau malas, memilih jadi pengusaha atau karyawan, memilih sibuk atau bengong, memilih teman yang baik atau yang buruk, memilih membaca buku atau menonton TV, dan beribu-ribu  pilihan-pilihan kecil yang akan membingkai arah masa depan kita. Saat kita berpikir bahwa kita belum sukses, saat kita berpikir serba kekurangan, saat kita berpikir lemah, maka kita tidak akan pernah menghasilkan tindakan-tindakan yang berdaya. Bagaimana bisa, bagaimana kita akan melakukan tindakan hebat saat kita berpikir bahwa diri kita lemah. Kita akan bertindak hebat saat kita berpikir hebat. Kita akan melakukan tindakan-tindakan sukses saat kita berpikir sukses. Kita akan berpikir sukses saat kita menjadi orang sukses sekarang juga.

Jadi, artinya menjadi orang sukses ialah Anda harus memiliki pola pikir, mindset, atau paradigma orang sukses. Jika saat ini Anda merasa belum sukses, maka pikiran Anda jangan difokuskan pada saat ini, fokuslah pada masa depan, fokus pada kesuksesan Anda. Jika Anda melihat saat ini, Anda melihat diri Anda masih belum sukses, maka mindset yang muncul adalah mindset yang belum sukses. Lihatlah saat Anda sudah menjadi orang sukses. Saat Anda melihat masa depan, saat Anda sudah menjadi orang sukses, maka Anda akan mulai memiliki pola pikir sukses. Menjadi orang sukses sekarang juga adalah rumus sukses.
Bahkan, untuk mengaplikasikan Hukum Daya Tarik (law of attraction) juga di awali dengan menjadi (be) orang sukses. Mungkin saat Anda membaca ebook atau buku law of attraction, dibahas dengan bahasa yang berbeda-beda, tetapi intinya langkah pertama ialah dengan cara menjadi (be), kemudian bertindak (do), dan memiliki (have). Atau disingkat dengan be do have.
Tapi sulit untuk menjadi orang sukses saat kita belum sukses dalam kenyataanya. Kuncinya ialah dengan membangun rasa percaya diri terlebih dahulu. Jadi percaya diri memiliki peran penting dalam hukum daya tarik atau law of attraction. Percaya diri sama dengan Anda merasa menjadi orang sukses.
Menjadi orang sukses adalah cita-cita semua orang yang hidup  di dunia ini. Sukses di dunia maupun sukses di akhirat. Kalau mau sukses di akhirat sudah tentu hal yang kita lakukan adalah melakukan semua perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. Cara menjadi Orang Sukses. Namun kali ini yang akan saya bahas adalah bagaimana cara agar menjadi orang yang sukses di dunia. Berikut ini ada sedikit pelajaran dari Johan Yan mengenai tips menjadi orang yang sukses. adalah  Founder dan Director Of  Toral Quality Master of Corpoorate Motivator.

Tips Mudah Menjadi Orang Sukses.

Hal pertama yang harus dijadikan pegangan untuk meraih kesuksesan menurut Johan yan adalah miskin itu dosa (poor is sin). Mengapa?

Karena dalam kondisi miskin, seseorang akan merasa terbatas, bahkan bisa membuat seseorang berbuat dosa untuk mengejar harta dengan cara yang tidak sesuai dengan ajaran Agama seperti mencuri, mermpok, korupsi dan sejenisnya.

Ketika Anda mulai untuk mengambil tindakan menuju tujuan dan impian Anda, Anda harus menyadari bahwa setiap tindakan tidak akan sempurna. Tidak setiap tindakan akan menghasilkan sesuatu yang Anda diinginkan.. Tidak setiap tindakan akan bekerja sesuai impian anda. Terkadang membuat kesalahan, mendapatkan hampir benar, dan percobaan untuk melihat apa yang terjadi adalah bagian dari proses untuk akhirnya mendapatkan sesuatu dengan benar, sesuai dengan impian.Ada pepatah mengatakan, kegagalan adalah awal dari kesuksesan.Tapi perlu kita ingat bahwa bukan berarti kesuksesan harus dimulai dari kegagalan.

Bisa jadi kesuksesan dan impian yang anda raih adalah hasil dari perenungan, pemikiran yang dalam, hingga anda berbuat.  Tips dalam meraih cita-cita dan impian :
  1. Kenali kemampuan dan cita-cita anda. Ini adalah langkah paling awal dari pencapaian cita-cita.
  2. Jangan pernah mengejar uang, Namun biarlah uang mengejar kita. Seseorang bekerja bukan hanya karena berfokus pada uang semata, namun ketika siapapun bekerja dengan baik, kondisi keuangan tentunya juga akan semakin baik sehingga bagian dari konsekuensi pekerjaan.Banyak orang yang bekerja demi uang. Mereka berpikir uang adalah segalanya. Atau, ada yang mengatakan memang uang bukan segalanya tetapi segalanya perlu uang.  Pandangan-pandangan seperti ini menyesatkan. Banyak hal yang bisa kita lakukan tanpa uang misalnya tersenyum, tertawa, bertamu ke tetangga, berbagi ilmu, beribadah, memberi perhatian pada orang yang kita cintai dan lain-lain.Saya sudah bertemu puluhan orang. Banyak orang yang awalnya mengejar uang, akhirnya menyesal karena ternyata anaknya terkena narkoba, hubungan mereka dengan orang-orang yang dicintainya begitu jauh. Mereka punya uang tetapi tidak punya waktu untuk orang-orang yang dicintai, bahkan mereka tidak punya waktu untuk Tuhannya. Oleh karena itu, saya menganjurkan, berhentilah bekerja untuk uang! Anda mungkin akan bertanya, “Tapi faktanya kita perlu uang, terus apa yang harus kita lakukan?” Jawaban saya, “Pertama, usahakan agar uang bekerja untuk Anda. Kedua, bekerjalah untuk menjalankan kesenangan atau hobi Anda, bekerja  bukan karena kewajiban.” Bagaimana contohnya uang bekerja untuk kita? Contohnya kembangkan bisnis secara franchise, berbisnis dimana Anda tidak perlu hadir tiap saat dan lain-lain. Bagaimana praktik yang kedua, bekerja bukan kewajiban tetapi menjalankan kesenangan atau hobi? Syarat utama agar Anda termasuk yang ini, Anda harus menemukan passion Anda. Bekerja sesuai passion pada hakekatnya tidak bekerja tetapi menjalankan kesenangan. Salah satu passion saya adalah memberikan Informasi menggunakan media dunia internet, maka saya sangat enjoy memberikan informasi dan saya anggap itu penyaluran kesenangan saya dan sedang menjalankan hobi. Nikmatnya lagi, kita melakukan hobi, kita menjalankan kesenangan setelah itu dibayar mahal lagi.  Bill Gates mencintai komputer, ia senang dan enjoy dengan komputer dan ia mendapatkan “bayaran” menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Nah, segera pikirkan dengan sungguh-sungguh agar uang bekerja untuk Anda dan pilih pekerjaaan yang itu merupakan kesenangan dan hobi Anda. Semoga Anda tidak termasuk yang sibuk mengejar uang tetapi termasuk yang dikejar-kejar uang.
  3. Fokus pada tujuan. Fokus, penting untuk diterapkan. Jika seorang petani mengejar ayam 2 ekor sekaligus, maka tidak satu ekorpun yang ia dapat. Yang ia dapat hanya kelelahan. Fokus dan konsentrasi, langkah perlangkah untuk menuju cita-cita itu.
  4. Terus asah bakatmu.Setelah konsentrasi, selanjutnya adalah mengasah apa yang telah dipelajari.
  5. Berani mencoba sesuatu yang baru. Jangan takut untuk mencoba. dalam mencoba pasti ada jatuh nya. Tapi jangan dilihat seberapa banyak jatuhnya, melaikan seberapa banyak kamu dapat bangkit.
  6. Tekunlah berlatih.  Orang yang tidak pintar, tapi belajar, lebih baik daripada yang pintar tapi tidak belajar. Lebih baik lagi  jika pintar dan belajar.
  7. Belajarlah dari orang sukses. Tentu kalau kamu bercita-cita menjadi presiden, figur presiden seperti apa yang kamu inginkan. Tentukanlah sesuai dengan cita-citamu
  8. Bekerja adalah Ibadah,buatlah hidup menjadi mulia.dimana saja,Tuhan akan selalu mengawasi anda. Apapun profesi anda, jangan pernah memandang rendah. Karena pekerjaan yang anda lakukan adalah sesuatu yang mulia bagi keluarga dan tentunya diri kita sendiri. Jadi, anggaplah bekerja itu ibadah, tuhan ada dimana-mana, bukan hanya ditempat ibadah. Bila anda tidak diawasi atasan/bos bukan berarti anda bekerja semaunya, termasuk melakukan hal yang merugikan seperti mencuri, merusak barang lainnya. Ingat, Tuhan akan selalu mengawasi kita.
  9. Memberi nilai tambah pada suatu pekerjaan. Ketika seseorang bekerja dengan baik, maka sudah hal mutlak bila akan memperoleh penghargaan dari atasan. Atasan tentu saja tidak akan rugi memberi Bonus kepada anda.
  10. Beri ciri khas sendiri pada suatu pekerjaan Anda. Anda memberi ciri khas pada pekerjaan yang dilakukan. Misalnya dengan keahlian yang anda miliki.
  11. Lakukan hal kecil sebelum memulai hal yang besar, lakukan dengan penuh tanggung jawab. Saat bekerja dimanapun tempatnya, siapapun menginginkan hal yang besar. Misal membeli rumah mewah, mobil mewah, menyekolahkan anak dan menyukupi semua kebutuhan keluarga. Hal tersebut diatas tentu saja mustahil dilakukan bila Anda tidak memulainya dengan hal yang kecil. Misal bangun pagi dan memulai pekerjaan dengan semangat. Sehingga atasan akan senang, tentu saja bonus atau naik jabatan telah menunggu anda.
  12. Menyerahkan semua kepada Tuhan. Sekali lagi, manusia hanya bisa berusaha dan hanya Tuhan yang menentukan langkah keberhasilan Anda. jangan lupa dalam bekerja apapun profesinya,apapun agama yang dianutnya, berdoa agar selalu mendapat berkah saat bekerja.
“Bekerja dimana saja dan Apapun profesinya adalah sebuah tantangan tersendiri untuk mengubah nasib sekaligus menimba pengalaman terbaru yang  mungkin tidak dialami oleh siapapun”.
Kerja Keras Dan Semangat Pantang Menyerah…
  1. Karena Sukses Adalah Suatu Kebiasaan. Orang sukses berpikir bahwa kesuksesan bukanlah destinasi (Tujuan Akhir), melainkan suatu perjalanan. Dalam perjalanan hidup sehari-hari, Anda akan banyak mendapat sukses-sukses kecil yang terkumpul menjadi sukses besar. Sukses besar tidak dihasilkan hanya dari satu keputusan dan satu tindakan saja, melainkan merupakan akumulasi dari setiap sukses yang Anda peroleh sehari-hari.
  2. Karena Orang Sukses Berorientasi Pada Solusi. Orang Sukses meyakini bahwa dibalik suatu masalah pasti ada peluang dan solusinya. Pola pikir seperti inilah yang membuatnya tahan uji dan tak mudah menyerah. Sebaliknya orang gagal memandang adanya suatu masalah di setiap solusi. Fatalnya, orang seperti ini cenderung pesimistis dalam menanggapi suatu peluang. Ia lebih mencari aman! Dia cenderung takut mencoba. Baginya lebih baik berdiam diri dari pada mencoba dan gagal.
  3. Karena Kegagalan Adalah Bagian Dari Kesuksesannya. Pola pikir orang sukses memandang kegagalan adalah suatu kesuksesan yang tertunda. Justru dengan suatu kegagalan yang dialaminya, ia akan bertambah pengalaman dan bertambah matang. Ia bertambah gigih untuk berhasil. Sebaliknya orang gagal akan memandang pengalaman gagalnya sebagai suatu trauma yang membuatnya jera dan takut untuk memulai lagi. Ada yang konsultasi kepada saya, “Pak, saya ingin menjadi entrepreneur tetapi saya tidak siap menghadapi kegagalan. Bagaimana pak?” Rupanya, banyak orang mengira kegagalan itu sebuah aib sehingga harus dihindari, padahal kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan. Siapapun yang ingin sukses harus pernah gagal. Merujuk pada hasil riset Lisa Amos, profesor bidang bisnis dari Tulane University, rata-rata entrepreneur membuat 3.8 kegagalan sebelum akhirnya berhasil dalam usahanya. Mereka tidak menganggap itu adalah kegagalan dan kemunduran. Mereka menyadari bahwa tiga langkah maju dan dua langkah mundur itu menghasilkan satu langkah maju. Saatnya orang-orang yang takut dengan kegagalan mengubah persepsinya terhadap kegagalan. Ketahuilah bahwa kegagalan itu manusiawi dan tidak dapat dihindarkan. Jika Anda manusia, Anda pasti akan membuat kekeliruan-kekeliruan yang identik dengan kegagalan.Persepsi bahwa kegagalan adalah musuh harus dibuang jauh-jauh dari pikiran dan hati Anda. Sesungguhnya dibutuhkan kegagalan untuk menciptakan kesuksesan. Bahkan para ahli menyakini bahwa, “Orang yang tidak pernah membuat kekeliruan akan dikendalikan atau diperintah oleh orang yang pernah membuat kekeliruan.” Amatilah orang-orang yang sukses tidak melihat kekeliruan dan kegagalan sebagai musuh. Persepsi bahwa kegagalan itu memalukan juga harus Anda buang. Kegagalan bukanlah sesuatu yang permanen. Ia adalah salah satu proses atau langkah yang harus Anda lalui untuk menuju kesuksesan hidup. Saya tidak pernah malu walaupun orang-orang tahu saya dulu pernah bangkrut dalam bisnis. Saya juga pernah ditolak berkali-kali. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) saya waktu lulus S-1 dari UNSOED juga tidak terlalu membanggakan, pas-pasan alias 3.25 alhamdulillah. Karena kegagalan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan, maka bila Anda ingin sukses Anda wajib gagal. Mengapa? Karena jika kegagalan tidak pernah Anda alami maka Anda tidak akan pernah merasakan kesuksesan. Tugas kita melakukan yang terbaik, bila ternyata gagal atau berhasil nikmati saja. Kegagalan sama baiknya dengan kesuksesan dalam proses kehidupan yang kita jalani.
  4. Karena Orang Sukses Tidak Selalu Ditentukan Oleh Nasib. Nasib seseorang sangat dipengaruhi oleh semua tindakan yang dilaluinya. Tentu saja tindakan-tindakan itu merupakan hasil pola pikirnya. Untuk menjadi sukses , orang harus mempunyai kemauan keras dan berusaha secara konsisten dari waktu ke waktu.
  5. Karena Orang Sukses Memiliki Visi dan Fokus. Orang-orang sukses dikondisikan untuk melihat ke depan, untuk selalu menanyakan apa jika dan mengapa tidak. Keingintahuan inilah bawaan dan keterbukaan untuk hal-hal baru yang membantu mereka mengembangkan pikiran kreatif. Pikiran kreatif dapat melihat melampaui saat ini, yang dapat melihat kemungkinan dan kombinasi yang dinyatakan tidak tersedia untuk orang closeminded. Inilah rasa visi dan ketahanan fokus yang membuat mereka bersemangat.
  6. Karena Orang Sukses Berani Mengambil Resiko. Orang-orang sukses tidak takut risiko tetapi tidak melihatnya sebagai bahaya, tetapi lebih dari probabilitas yang bisa mengakibatkan banyak hasil yang mungkin, beberapa di antaranya bisa sangat menguntungkan.
  7. Karena Orang Sukses Tidak Menyalahkan Orang Lain. Orang-orang sukses tahu  dari pada membuang-buang waktu menunjuk jari bila ada yang salah. Mereka tidak repot-repot mengeluh, sebaliknya, mereka menyingsingkan lengan baju mereka dan melakukan sesuatu. Mereka bertanggung jawab atas tindakan mereka.
  8. Karena Orang Sukses Selalu Belajar. Sukses dibangun di atas kegagalan dan kegagalan benar-benar tidak belajar dari kesalahan. Orang-orang sukses tahu bahwa kesalahan adalah tak terelakkan dalam setiap area hidup, tetapi mereka tidak menerima kegagalan mereka untuk disia-siakan. Bagi mereka, gagal di satu hal adalah jaminan pasti bahwa mereka akan berhasil di dalamnya di waktu berikutnya. Oprah Winfrey pernah dipecat dari pekerjaannya di televisi. Kalau saja ia menyerah di sana, dia tidak akan tahu jenis berkat-berkat yang ia menikmati hari ini.
  9. Karena Orang Sukses Belajar Membangun Relasi. Seorang sukses menyadari pentingnya nilai modal sosial. Mereka tahu bahwa keberhasilan bukanlah hasil karya satu orang. Mereka mengelilingi diri dengan jenis orang-orang yang berbakat, keterampilan dan pengetahuan yang dapat menunjang kesuksesan mereka. Tidak peduli apakah mereka sendiri adalah orang aneh atau nonkonformis, mereka tahu lebih baik untuk memilih jenis orang yang tepat untuk bekerja dengan dirinya. Orang-orang sukses menyesuaikan diri dengan orang lain yang berpikir seperti pemenang dan tinggal jauh dari penentang. Dengan mengetahui pola pikir dan tindakan orang-orang sukses maka Anda bisa mengevaluasi diri,apakah pola pikir dan tindakan Anda sudah sesuai dengan pola pikir dan tindakan orang sukses apa belum. Bila belum maka Anda harus segera merubahnya,  bila tidak, berarti Anda secara sengaja memilih menjadi orang gagal.
  10. Karena Orang Sukses Menemukan Sosok Hebat Di Dirinya. Tak sedikit yang menganggap bahwa dirinya akan bangga jika memilki sesuatu. Padahal,segala sesuatunya. Termasuk kebahagiaan diri, justru dimulai dari dalam diri sendiri, yaitu hati dan pikiran kita. Pernah dengar ungkapan you are what you think, Anda adalah seperti apa yang anda pikirkan ? mengacu pada ungkapan tersebut, bila anda mampu “menyetel” pikiran Anda untuk bahagia, maka jadilah anda orang yang bahagia, sesuai dengan apa yang anda pikirkan.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk merasa bahagia dan mampu menerima diri sendiri:

  1. Bangun Harga diri Positif. Harga diri positif, yang terbangun dari sikap menghargai diri sendiri, menerima diri apa adanya, meyakini dirinya memilki kelebihan tertentu, akan menumbuhkan kepercayaan diri seseorang. Sebaliknya, harga diri negatif membuat si pemiliknya tak percaya diri. Itulah yang membuat orang mudah melihat apa pun yang bagus menurutnya, dan kemudian meng-copy pastenya. “Hal itu tak akan terjadi bila harga dirinya cukup baik. Dia akan percaya diri untuk menampilkan dirinya apa adanya. Orang yang memandang dirinya positif, tambah fitriani, akan banyak melakukan kegiatan bermakna sesuai kapasitasnya, bisa lebih realistis , dan bisa melakukan sesuatu untuk lingkungannya dengan lebih efektif. Ini semua berujung pada kebahagian diri.
  2. Gali Potensi Kekuatan Diri. Ketika melihat orang lain bahagia dan sukses, banyak yang mengatakan itu karena orang tersebut punya Bakat. Namun, Ketika melihat ke diri sendiri, ia justru merasa tak punya hal yang bisa di banggakan, Padahal kita sebagai Muslim, meyakini, Allah pasti menciptakan kita dengan kelebihan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu. Bila itu belum kita temukan, sekaranglah saatnya. Cobalah sejenak kenali diri sendiri, dan tanyakan apa yang saya sukai, apa yang saya bisa lakukan? Menemukan diri bukan berarti hanya menemukan potensi kekuatan saja, tetapi juga sama pentingnya untuk menemukan keterbatasan (potensi kelemahan) diri kita. Setiap makhluk diciptakan dengan kekuatan dan keterbatasan. Seekor burung mampu terbang tinggi namun memiliki keterbatasan ketika berada di dalam air, begitu juga sebaliknya dengan ikan yang mampuberenang tapi tidak bisa terbang. Demikian halnya dengan manusia dimana dibekali Allah dengan kemampuan berpikir atau akal dibandingkan dengan hewan dan tumbuh-tumbuhan. Dengan akal manusia sering kali mampu mengatasi banyak keterbatasan yang dimilikinya dibandingkan dengan hewan. Manusia dapat berenang dan mampu bertahan didalam air dengan menggunakan perlengkapan selam, atau mampu terbang laksana burung dengan menggunakan pesawat terbang, dan lain sebagainya. Fokus pada kekuatan berarti bahwa ke depan, luangkan waktu untuk belajar dan berlatih hanya pada aktivitas yang merupakan potensi kekuatan. Siasati keterbatasan berarti bahwa usahakan untuk mencari cara lain dalam mengatasi keterbatasan yang ada, bisa dengan cara menghindarinya, mendelegasikannya, bersinergi dengan orang lain ataupun menggunakan peralatan atau sistem. Seperti halnya bila kita tidak mampu melihat jauh karena keterbatasan mata yang minus, maka cukup diatasi dengan menggunakan kaca mata. Banyak orang masih berpandangan bila kita berlatih atau membiasakan diri melakukan suatu aktivitas, kita akan menjadi semakin hebat. Slogannya mengatakan: “pratice makes perfect”. Namun ternyata slogan ini memiliki kebenaran sepanjang dilakukan pada potensi kekuatan Anda. Sibuk berlatih pada aktivitas yang merupakan keterbatasan hanya akan membuang waktu, energi apalagi biaya. Sayang bila kita berpayah-payah melakukan aktivitas yang merupakan keterbatasan kita. Seekor kuda jangan dilatih berenang, demikian juga seekor kura-kura jangan dilatih untuk berlari kencang. Latihlah kuda dengan kecepatan berlari dan kura-kura dengan kecepatan berenang karena mereka diciptakan Allah sesuai kodratnya (memiliki kekuatan dan keterbatasan). Berlatihlah dengan keras (kerja keras) pada potensi kekuatan Anda, jangan pada potensi keterbatasan Anda agar lebih cepat, hemat dan cerdas. “Usaha Sekuat Sepenuh Hati Dan Tenaga Untuk Mendapatkan Hasil Yang Sesuai Dengan Potensi Masing  – Masing Agar Bisa Memberikan Kontribusi Sebesar-Besarnya Bagi Dunia” Setelah menggali dan mengetahui potensi Kekuatan diri, lanjutkan dengan merintis sesuatu dari potensi itu. “Oh, aku pintar menulis!” maka buatlah keputusan bahwa kita bisa menulis, lalu mengembangkannya  dengan menjadi seseorang penulis.
  3. Berdamai Dengan Diri Sendiri. Orang yang berdamai dengan diri sendiri, menerima kekurangan dan kelebihannya, tak ada kegelisahaan di dalam dirinya. Ia tidak banyak mengeluh terhadap lingkungan, bertanggung jawab pada apa yang dia lakukan dan kesejahteraan emosionalnya tinggi. Dengan begitu, ia merasa bahagia dan bisa menebarkan kebahagiaan pada lingkungannya. Untuk mencapai itu, kita memang perlu keterbukaan diri menerima sisi negatif dan positif yang kita miliki. Sebab, seperti yang diungkap, penelitian menunjukan bahwa orang cenderung menyembunyikan hal negatif dalam pribadinya agar ia selalu dinilai positif.
  4. Bersyukur. Islam mengajarkan kita untuk melihat ke bawah dalam urusan duniawi. Cara itu membuat kita menyadari bahwa kita memiliki hal yang lebih baik dibandingkan orang lain, dan mensyukurinya. Dampak dari rasa bersyukur ini,  luar biasa. “Hati kita menjadi tenang, Bahagia. Kita pun akan menikmati kehidupan yang kita jalani. Bagaimana agar kita bisa menjadi pribadi yang bersyukur? Yaitu dengan mendekatkan diri Kepada Allah, antara lain dengan memperbanyak istighfar, zikir, shalat dan ikhlas. Ikhlas, yang bersumber pada akidah dan ada unsur kepuasaan apabila kita bisa menjalankan apa yang allah perintahkan, insyallah, Bila itu diterapkan, insya allah, bila itu diterapkan, hidup kita akan bahagia.
  5. Berfikir Positif. Ada filosofi yang sangat tajam dan perlu kiranya untuk di cermati. Mari kita buka mata hati kita dan mata pikiran kita. Apa yang akan kita peroleh apabila kita menanam jagung, tak lain akan membuahkan jagung. Bila kita menanam Anggur maka akan tumbuh anggur, demikian pula jika kita menanam pisang maka akan kita dapati buah pisang. Filosofi ini mendasari suatu kejadian yang tidak selamanya kita sadari. Bila kita menanam positif maka akan dipetik hasil positif dan bila kita menanam negatif maka akan kita dapati pula hasil negatif. Benih itu ada di dalam tubuh kita. Benih itu adalah pikiran kita. Bila pikiran kita positif maka akan membawa kita untuk memahami, menghayati dan mempengaruhi akal dan tingkah laku kita untuk berbuat positif, namun juga sebaliknya jika benih yang ada di pikiran negatif maka tak lain hasil yang akan kita dapati adalah negatif pula. Semua yang terjadi di luar adalah serupa dengan yang terjadi di dalam diri manusia yaitu pikiran dan perasaanya ” Charles Brodie Patterson, 1899. Kebanyakan orang menyelingi berbagai kegiatannya dengan berbagai keluhan, tanpa menyadari bahwa yang ia lakukan sebenarnya adalah sedang fokus pada apa yang ia keluhkan. Oleh karena sifat energi kuantum semesta memiliki “Respon Persetujuan Otomatis”, maka yang akan terjadi adalah orang itu akan mendapatkan apa yang ia fokuskan (minta) yaitu hal – hal yang ia keluhkan itu. untuk itu maka anda seharusnya melakukan sesuatu yang cerdas : Jika Ingin Kaya, Anda Fokus pada keberlimpahan, Jika Ingin Sembuh, Anda Fokus pada kesehatan, Jika Ingin Senang, Anda Fokuslah pada kebahagian, Jika Ingin Tenang, Anda Fokuslah pada kedamaian. Inilah rahasia alam yang sering tercuekan : Anda akan mendapat apa yang anda fokuskan! Bukan Apa yang Anda Inginkan. Apakah itu Hal yang Baik atau Buruk, Alam Vibrasi tidak akan bertanya karena tugasnya hanya memenuhi permintaan Anda. Secara Otomatis ! Hidup adalah pilihan, semoga kita memilih posisi yang positif dan dapat bermanfaat untuk kita, keluarga kita, masyarakat kita maupun bangsa kita (Quantum Ikhlas The Power Positive Feeling, Erbe Sentanu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s